Polemik plutonium Jepang kembali dipanaskan China: mengapa isu lama ini bisa mengguncang diplomasi dan keamanan Asia Timur
China mengangkat kembali isu sensitif yang tak pernah benar-benar hilang Isu plutonium Jepang kembali menjadi sorotan setelah sebuah media milik institusi militer China melontarkan peringatan keras bahwa Jepang menyimpan plutonium dalam jumlah yang secara teoritis dapat dipakai untuk membuat ribuan hulu ledak nuklir. Pernyataan itu bukan sekadar retorika yang lalu hilang seperti ombak di media sosial. Di kawasan Asia Timur, topik nuklir selalu bekerja seperti bara dalam sekam: tampak terkendali di atas permukaan, tetapi cukup satu hembusan angin politik untuk menyalakan kembali rasa curiga, kompetisi militer, dan ketegangan diplomatik. Bagi pembaca Indonesia, mungkin ini terdengar seperti perdebatan teknis antarpemerintah yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Namun sesungguhnya, persoalan ini menyentuh salah satu urat nadi politik Asia: soal siapa yang dipercaya, siapa yang dicurigai, dan bagaimana teknologi sipil dapat dibaca sebagai potensi ancaman militer. Di kawasan seperti Asia T...